Drone sudah mulai digunakan untuk membantu manusia baik untuk kebutuhan pribadi maupun perusahaan. Pemanfaatannya pun terus beragama dan berkembang, salah satu bidang yang beberapa tahun terakhir memperhitungkan drone dalam pengerjaanya ialah bisang kebencanaan. Beberapa mungkin sudah cukup terkenal antara lain drone untuk kartahula atau drone untuk pemantauan banjir, namun salah satu yang bisa dimanfaatkan juga ialah drone untuk survey rehabilitasi dampak bencana banjir. Pemanfaatan drone untuk survey ini salah sebagai bentuk bantuan dalam pemulihan dan peningkatan sosial ekonomi, melalui penyediaan peta yang akurat dan cepat untuk pembangunan infrastruktur.
Penggunaan drone dalam pemetaan di area dampak banjir ini karena kelebihannya dibandingkan wahana lain seperti penggunaan helikopter ataupun konvensional seperti pengukuran menggunakan total station dan lainnya. Penggunaan helikopter terbilang sangat mahal untuk membawa alat pemetaan, sedangkan survey konvensional akan memakan waktu lebih lama, personil lapangan lebih banyak dan biaya yang lebih mahal pula. Area dampak banjir juga masih terlalu rawan untuk diakses oleh manusia karena banyaknya timbunan dari rumah atau bangunan yang rusak, pohon dan tumbuhan yang tumbang hingga berbagai sampah.
Namun dengan teknologi drone, pemetaan area dampak bencana dapat dengan mudah diselesaikan hanya dengan 3 personil dan dengan waktu yang lebih cepat juga aman. Penggunaan drone dapat meningkatkan efisiensi pemetaan dalam segi waktu, biaya dan tenaga hingga 3x lipat.
Hasil data drone kemudian diproses menggunakan sofware yang nantinya menghasilkan gambaran area atau peta bekas bencana dengan sangat akurat dan detail. Jika ada area yang dibutuhkan, drone dapat dengan mudah dioperasikan kembali untuk mendapatkan data di area yang diinginkan. Hasil data drone ini nantinya dapat digunakan oleh pemerintah setempat dan kontaktor sebagai dasar perencanaan pembangunan baik untuk perumahan ataupun infrastruktur lainnya.
Teknologi drone dapat langsung digunakan untuk melihat kerusakan pasca bencana alam terjadi, dronenya pun tidak membutuhkan spesifikasi khusus. Namun untuk kebutuhan survei dan pemetaan pasca bencana tentu dibutuhkan drone khusus yang lebih canggih untuk dapat menangkap dengan jelas lokasi bencana terlebih nantinya akan dijadikan pedoman dalam perencanaan pembangunan. Sebelumnya, Terra Drone Indonesia kegiatan serupa yakni pemetaan lahan pasca bencana di Palu.


