Terra Drone Indonesia bersama dengan Supreme Energy, salah satu perusahaan yang berfokus dalam industri panas bumi di Indonesia, telah melakukan presentasi penelitian terbaru mereka dalam acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2023. Presentasi penelitian tersebut dilakukan oleh Firmansyah Maulana Azhali, selaku Research Development Lead and GIS Analyst Terra Drone Indonesia, dengan judul “Geothermal Manifestation Identification Using Multispectral UAV” pada tanggal 21 September 2023, lalu di Jakarta Convention Center.
Penelitian bersama tersebut bertujuan untuk menentukan karakteristik manifestasi panas bumi menggunakan drone yang membawa citra RGB dan multispektral. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menemukan lokasi manifestasi panas bumi lainnya yang memiliki karakteristik serupa dengan manifestasi panas bumi yang sudah ada. Penelitian ini memiliki potensi besar sebagai referensi yang sangat berguna bagi perusahaan berbasis panas bumi dalam upaya untuk mengeksplorasi manifestasi panas bumi baru di sekitar area kerja mereka.
Dalam penelitian ini, Terra Drone Indonesia menggunakan drone Birdie Terra Wing, yang pernah digunakan untuk berbagai pekerjaan industri lainnya. Cara untuk mendapatkan data multispektral yang sangat penting dalam penelitian ini, kamera Micasense RedEdge-M telah diintegrasikan ke dalam UAV Birdie Terra Wing dengan beberapa sensor untuk menangkap data dalam berbagai pita spektral secara bersamaan.
Melalui penelitian ini, dapat membuktikan bahwa teknologi drone telah terbukti sebagai alat yang sangat relevan dalam memberikan data dan informasi yang diperlukan untuk mengidentifikasi kondisi dan karakteristik manifestasi panas bumi. Analisis yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik spektral di area manifestasi menggunakan sensor kamera multispektral sehingga dengan konsep yang sama dapat digunakan untuk mendeteksi lokasi manifestasi potensial lainnya di berbagai situs di Indonesia.

Temuan manifestasi panas bumi terbaru
Indonesia memiliki potensi panas bumi yang besar, dengan sekitar 265 area panas bumi yang saat ini sedang beroperasi. Namun, sebanyak 138 dari lokasi tersebut (52,07%) masih dalam tahap penyelidikan awal untuk menginventarisasi potensi kelas sumber daya mereka dan 24 lokasi lainnya (9,05%) masih dalam tahap penyelidikan pengantar terhadap potensi kelas sumber daya yang hipotetis.
Terra Drone Indonesia dan Supreme Energy berharap bahwa penelitian ini akan memberikan wawasan yang berharga bagi industri panas bumi di Indonesia dan membantu dalam upaya meningkatkan efisiensi eksplorasi dan eksploitasi sumber daya panas bumi di negara ini. Penelitian ini juga mencerminkan komitmen keduanya untuk berkontribusi pada perkembangan teknologi dan pengetahuan dalam bidang ini.


