Dalam melakukan fotogrametri drone, tentunya kamu harus mengetahui berbagai prosedur yang ada untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, nantinya kamu akan lebih mudah untuk menentukan langkah saat menemukan kesulitan.
Disisi lain, dengan mengetahui prosedur ini akan meminimalisir berbagai kendala saat proses penerbangan drone untuk fotogrametri semakin kecil. Jadi, apa saja prosedur dalam menerapkan teknik fotogrametri ini? Ikuti penjelasan dibawah sampai habis.
Prosedur Fotogrametri Drone
Dunia drone saat ini sudah merambah di berbagai kalangan, untuk itu sebagai pilot drone kamu juga harus mengetahui prosedur yang ada. Karena, dalam proses penerbangan dengan teknik fotogrametri tidak boleh dilakukan dengan cara yang sembarangan.
Jadi, inilah prosedur yang harus kamu perhatikan dalam menerapkan teknik fotogrametri!
1. Perencanaan dan Simulasi
Yang pertama harus kamu perhatikan adalah saat proses perencanaan. Kamu harus menyusun rencana berdasarkan data yang ada untuk mencapai target yang telah direncanakan. Kemudian, kamu juga harus mendapatkan simulasi untuk memberikan gambaran seperti apa proses yang akan dilakukan.
2. Kalibrasi Kamera
Kemudian, kamu harus melakukan kalibrasi kamera supaya terhindar dari kesalahan saat melakukan fotogrametri. Karena, kalibrasi kamera ini bertujuan untuk memperoleh gambar yang terbaik dan jelas.
Selain itu, dengan kalibrasi kamera ini akan lebih meningkatkan keakuratan gambar yang kamu ambil nantinya.
3. Penempatan dan Penentuan GCP
Yang terakhir adalah penempatan GCP. GCP atau Ground Control Point ini merupakan titik kontrol tanah yang berada dipermukaan bumi untuk mengontrol citra satelit yang dikumpulkan pesawat nir awak atau Drone.
Dengan menempatkan atau menentukan lokasi titik tanah ini, kamu akan lebih mudah mengatur lokasi drone untuk mengambil gambar sesuai dengan yang diharapkan.
Tujuan adanya Prosedur
Pada umumnya, adanya sebuah prosedur atau aturan tentunya memiliki tujuan. Begitu juga dengan prosedur yang ada pada teknik fotogrametri ini. Tujuan yang ada pada fotogrametri sudah kami siapkan sebagai berikut!
a. Menghindari Kecelakaan Penerbangan
Yang pertama adalah untuk menghindari terjadinya kecelakaan saat penerbangan berlangsung. Selain itu, untuk mencegah terjadinya drone jatuh. Karena, saat proses fotogrametri ini bisa dikatakan butuh proses untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Jadi, berbagai kendala yang ada ini harus benar-benar diminimalisir supaya rencana yang telah disusun dapat berjalan dengan lancar dan sesuai hasil yang diharapkan.
b. Menyalahi Aturan yang Berlaku
Kemudian, dengan adanya aturan ini bertujuan untuk para pengoperasi pesawat nirawak tidak menyalahi aturan yang ada. Kenapa? Dengan adanya penerbangan yang menyalahi aturan yang berlaku nantinya berpotensi akan merugikan banyak pihak.
Dengan begitu, sebagai pilot drone yang baik kamu harus bisa memberikan contoh yang baik juga untuk para pilot drone pemula atau masih dalam tahap pembelajaran.
Jadi, itulah prosedur yang harus kamu ketahui dalam teknik Fotogrametri drone dan juga dengan tujuan yang ada. Dengan adanya aturan ini , bukan untuk memberatkan tetapi untuk memberikan kemudahan bagi kamu yang ingin menjadi seorang pilot drone profesional.
Nah, terlebih lagi buat kamu yang ingin mendapatkan pengalaman lebih jauh lagi tentang dunia drone, kamu bisa bergabung dengan Terra Academy. Karena, disana sudah berisi banyak sekali pilot drone profesional dengan jam terbang yang sangat banyak.
Untuk itu, kamu harus bisa menggali banyak ilmu dari para pilot drone ini supaya kamu bisa terus mengembangkan bakatmu dalam mengoperasikan pesawat tanpa awak.


