Kupas Prediksi Market Drone ke Depan, Terra Drone Indonesia Gelar Webinar “Drone Industry Outlook 2022”

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Perkembangan teknologi drone meningkat setiap tahunnya, hal tersebut ditunjang dengan kebutuhan serta potensi pemanfaatannya yang terus dikembangkan baik oleh pribadi maupun perusahaan. Sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa drone industri terbesar di dunia, Terra Drone membagikan prediksi pasar drone 2022 melalui webinar dengan judul “Drone Industry Outlook 2022”. Webinar diselenggarakan pada hari Rabu (14/1), dengan 2 pemateri yakni Michael Wishnu Wardana selaku Managing Director Terra Drone Indonesia dan Ryan Fadhilah Hadi selaku Deputy Director International Business – Asia Pacific Region Terra Drone Corporation. Beberapa peserta yang mengikuti webinar tersebut datang dari berbagai kalangan seperti professional, karyawan bumn maupun swasta dari berbagai sektor industri, mahasiswa serta pelaku bisnis drone industri.

Pasar drone di dunia diprediksi akan meningkat 13-15% hingga 5 tahun kedepan. Asia sendiri menjadi wilayah yang diperkirakan mengalami peningkatan pasar cukup signifikan, dimana didominasi oleh Jepang, Cina, India dan Asia Tenggara. Droneii, perusahaan peneliti market drone juga memprediksi, pendapatan industri akan mencapai $15 miliar pada tahun 2022, hal tersebut datang dari hardware, software dan penggunaan jasa drone itu sendiri.

Prediksi Drone Industri Secara Global

Dari segi aplikasi, penggunaan jasa masih mendominasi karena banyak perusahaan yang masih menganggap teknologi drone sebagai hal yang baru, dibanding mengambil risiko yang tinggi karena kurangnya pengetahuan, maka akan masih banyak perusahaan yang menggunakan pihak ketiga atau outsource. Selain itu, akan semakin banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di berbagai segmen, karena mengetahui tren ini akan terus berkembang sehingga bisnis drone akan menjadi sesuatu yang tak terelakkan di masa depan.

Saat ini, beberapa kegunaan utama drone sendiri adalah pemetaan & survey serta inspeksi. Di sektor Energi, sekitar 83%, drone digunakan untuk melakukan inspeksi. Sedangkan industry lain drone banyak digunakan untuk inspeksi adalah Real Estate, Rental & Leasing, dan Industrial Plant (67%).

Di sektor konstruksi, drone paling banyak (80%) digunakan untuk pemetaan dan survei. Hal ini juga terjadi di industri lain seperti Pertanian (59%), Pertambangan, Penggalian dan Ekstraksi Minyak & Gas (55%), dan beberapa industri lainnya, meskipun aplikasi ini lebih pada praktiknya lebih beragam.

Aplikasi drone besar ketiga dalam industri adalah fotografi dan pembuatan film, yang sangat akrab dengan banyak orang di luar penggunaan industri. Aplikasi ini mewakili 74% penggunaan drone di industri Informasi serta 60% penggunaannya dalam Seni, Hiburan, dan Rekreasi.

Ryan Fadhilah Hadi selaku Deputy Director International Business – Asia Pacific Region Terra Drone Corporation mengungkapkan “Ekosistem global juga berkembang, dari hanya ratusan perusahaan drone pada tahun 2016 menjadi ribuan pada tahun 2020, dan sekarang jumlahnya pasti akan lebih banyak. Tidak hanya jumlah perusahaan yang tumbuh tetapi juga segmen industri baru mulai banyak diperkenalkan seperti: pengembang software untuk perencanaan misi, pengembang platform manajemen operasi drone, pengembang platform pemrosesan data, produsen drone logistik dan transportasi, dll.”

Dari segi peraturan & operasi, ID untuk pengoperasian jarak jauh akan menjadi standar baru. Banyak negara akan belajar dari penerapannya di wilayah AS. Izin BVLOS akan lebih mudah didapat karena kerangka penilaian risiko semakin matang. Nantinya, kita akan melihat banyak uji coba UTM di banyak negara, tidak terbatas di AS dan Eropa tetapi juga beberapa negara di Asia & Amerika Latin.

Selain itu akan lebih banyak perusahaan akan menerima sertifikat kelaikan udara khusus mereka untuk pengujian penerbangan. Adopsi di sektor industri & professional juga akan meningkat seiring Kebutuhan sinematik oleh pembuat film di seluruh dunia. Pertunjukan cahaya drone akan mendapat perhatian lebih terutama untuk acara olahraga besar. Drone otonomi level 5 (drone-in-a-box) akan lebih diadaptasi oleh banyak perusahaan untuk memudahkan operasi jarak jauh.

Prediksi drone industri di Indonesia

Tidak hanya terjadi dalam skala global, pertumbuhan pasar drone juga akan terjadi di Indonesia. Semakin banyak perusahaan yang terlibat sebagai bagian dari ekosistem sebagai penyedia layanan, produsen hardware, pengembang software, atau integrator sistem. Ada juga beberapa perusahaan yang mencoba mengembangkan pengontrol penerbangan sendiri, mencoba menjadi Original Equipment Manufacturer (OEM) & pemasok komponen.

Dari segi regulasi, akan ada beberapa perubahan dalam proses mendapatkan izin yang diperlukan untuk mengoperasikan drone secara legal di Indonesia. Prosesnya jauh lebih jelas dari sebelumnya, namun ada prasyarat baru yang harus diperoleh sebelum melalui aplikasi. Melalui SIDOPI, pilot cukup mendaftar untuk mendapatkan lisensi pilot jarak jauh seperti yang dipersyaratkan oleh CASR Part 107 untuk mengoperasikan drone secara komersial. Ini adalah terobosan nyata yang diperkenalkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk merangkul industri yang sedang berkembang pesat.

Dari segi pemanfaatan di industri, nantinya akan lebih banyak penerbangan uji coba yang akan terjadi pada tahun 2022 serta membuka lanskap drone untuk digunakan dalam logistik & transportasi di Indonesia. Bagi industri yang sudah cukup lama menggunakan drone seperti konstruksi, migas dan tambang akan banyak operasi baru karena semakin banyak sensor yang lebih mudah jika menggunakan wahana drone.

Selain itu semakin banyak lembaga pemerintah yang membuka pintu bagi teknologi drone ini seperti focus pemerintah di sektor pertanian yang mulai menggunakan drone untuk kebutuhan penyemprotan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana juga sudah mengakui drone sebagai salah satu alat penting dalam konteks tanggap bencana. Semakin banyak aplikasi aplikasi yang diadaptasi untuk membantu pemerintah mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang penanggulangan bencana serta risiko untuk mitigasi bencana. Ini akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang.

Di sektor utilitas dan energi seperti PLN dan anak perusahaannya juga telah memiliki beberapa pengalaman dalam menerapkan drone untuk bisnis mereka dan ini akan terus terjadi di tahun-tahun, khususnya untuk survei & inspeksi saluran listrik, integritas aset pembangkit listrik & fasilitas hingga perencanaan rute transmisi.

Industri petrokimia menjadi industri terbaru yang mengadopsi drone sebagai salah satu alat industri yang akan digunakan. Aplikasinya meliputi pemeriksaan tangka, inspeksi struktur vertical, inspeksi kebocoran & polusi gas.

Terakhir di sektor logistik, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sudah menginisiasi kajian tentang pemanfaatan drone untuk keperluan logistik di wilayah Indonesia bagian timur, terutama yang rawan bencana dan memiliki keterbatasan akses. Ini akan berlanjut dengan banyak studi & uji coba untuk memperkuat konsep.

Michael Wishnu Wardana dalam kesempatannya mengungkapkan, “Drone akan mengambil lebih banyak peran, membawa lebih banyak nilai & manfaat bagi industri & publik, dan akan terus berkembang sepanjang tahun. Paparan materi yang diberikan diharapkan dapat membuka wawasan para pengguna atau pelaku usaha untuk taklukan peta tantangan berbisnis. Adaptasi, transformasi, serta kolaborasi menjadi kunci pergerakan bisnis drone untuk dapat bertahan menghadapi tantangan.

Terra Drone Indonesia sebagai bagian dari penyedia layanan drone industry terbesar akan selalu berusaha menjadi yang terdepan, memperkenalkan aplikasi & pemanfaatan drone ke market baru, dengan drone yang lebih canggih untuk survei, inspeksi, survei geofisika, pengawasan, dan lain-lain. Ke depannya pula, Terra Drone akan terus berkolaborasi untuk menyelenggarakan acara yang memberikan update tentang teknologi drone sekaligus edukasi melalui pelatihan online, webinar dan roadshow yang berkesinambungan, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif dengan berperan aktif dalam perkembangan drone baik secara global maupun lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Halo, ada yang bisa kami bantu?