Titik Kontrol Tanah atau Ground Control Point adalah titik di permukaan bumi yang dipasang untuk mengatur citra satelit yang dikumpulkan oleh pesawat tanpa awak atau drone. Ground Control Point ini sering disebut dengan GCP oleh para pilot drone profesional.
Titik ini harus ditempatkan di lokasi yang strategis di seluruh lokasi survey dengan teknis dan preferensi yang sesuai dengan prosedur. Sebelum kamu memasang titik ini, kamu harus menentukan GPS RTK di pusat masing-masing.
Fungsi Ground Control Point
Fungsi Ground Control Point yaitu sebuah alat yang digunakan untuk membuat peta utama yang menunjukkan seperti apa permukaan tanah yang berubah dari jarak cukup jauh. Nantinya, surveyor akan menggunakan peta topografi untuk merencanakan rute, pemeriksaan kedalaman dan ketinggian sungai,kolam dan lainnya.
Sebagai surveyor, kamu juga bisa menggunakan alat bantu yang dapat membantu kamu dalam proses pemasangan GCP. Jadi, dibawah ini adalah alat bantu yang bisa kamu gunakan untuk menentukan lokasi GCP menjadi lebih tepat!
1. Kompas
2. Level Tangan
3. Peta Pengukur Jarak Jauh
Dari 3 fungsi diatas tentunya para pilot drone harus memahami dan menguasai GCP ini! Agar anda lebih mahir mengoperasikan drone, bergabunglah bersama Terra Drone Academy!
Cara Menempatkan Lokasi GCP
Setelah kamu mengetahui alat bantu yang bisa digunakan untuk menentukan lokasi GCP lebih akurat, kamu juga harus mengetahui bagaimana cara menempatkan lokasi GCP. Karena, saat proses pemasangan GCP ini tidak dapat dilakukan dengan cara yang sembarangan.
Seperti penjelasan di atas, GCP ini sangat berpengaruh buat kamu saat melakukan survey. Jadi, dibawah ini telah kami sajikan bagaimana cara menempatkan lokasi GCP yang baik dan benar. Simak sampai habis penjelasan di bawah ini.
a. Sebarkan GCP di Tanah
Yang pertama adalah kamu harus menempatkan marker di sekitar sudut luar area dan nantinya sisa itu akan didistribusikan di pusat area. Survey lapangan ini juga dapat memuat minimal 5 GCP dengan area yang memiliki luas sekitar 10 hingga 120 hektar per area survey.
b. Buat Zona Penyangga
Zona penyangga ini disarankan berada di sekitar tepi peta dan tepat di titik GCP. Hal ini untuk memastikan adanya cakupan gambar untuk mengulangi proses survey. Ukuran yang dibutuhkan untuk zona penyangga ini berada di sekitar 50-100 kaki, hal itu juga menyesuaikan dengan tingkat overlap penerbangan.
Yang harus kamu ketahui, overlap yang semakin tinggi akan menghasilkan lebih banyak potret atau gambar dan pada umumnya tidak banyak buffer zona yang dibutuhkan.
c. Waspada Perubahan Ketinggian
Apabila lokasi yang dipetakan terdapat perubahan elevasi yang real atau nyata seperti bukit, lembah dan ranjau, sebaiknya kamu pastikan untuk menempatkan setidaknya ada GCP di setiap elevasi utama yang berbeda.
d. Pastikan GCP Aman dari Halangan
Cara terakhir ini adalah pastikan GCP aman dari berbagai halangan objek di tanah seperti pohon, tanaman dan lainnya. Dimana, obstruksi visual seperti overhang, bayangan, salju, atau cahaya yang terlalu terang akan membuat GCP diidentifikasi pada peta.
Jadi, Ground Control Point adalah titik bantu dalam melakukan proses survey. Sedangkan untuk fungsi dan cara pemasangan telah kami jelaskan di atas. Apakah kamu sudah mulai memahami tentang Ground Control Point?
Buat kamu yang sedang mencari rekomendasi drone yang cocok untuk melakukan survey, pesawat tanpa awak itu bisa kamu temukan di Terra Store Disana telah tersedia berbagai macam model drone dengan fungsi yang bisa menyesuaikan kebutuhanmu.


