Terra Drone Indonesia dan Ikatan Surveyor Indonesia Gelar Webinar Tentang Pemetaan Agraria menggunakan UAV

Arah kebijakan Kementerian ATR/BPN pada tahun 2025 salah satunya memiliki rencana aksi (renaksi) menuju Indonesia Lengkap yang terpetakan pada 2025. Untuk memenuhi kebutuhan peta dasar pertanahan yang sifatnya terpusat dan terintegrasi, pemerintah melalui kementerian ATR BPN akan menggunakan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Photogrammetry.

Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) bersama dengan Terra Drone Indonesia mengadakan webinar dengan judul “Pemetaan Agraria menggunakan UAV, sudahkah kita siap?”.

Webinar yang diselenggarakan pada Rabu 14 Desember 2022 tersebut terdapat 4 pembicara yakni Ir. R. Agus Wahyudi Kushendratno, M.Eng.Sc. selaku Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan Ruang dari BPN Pusat, Hesekiel Sijabat, S.T. selaku Kepala Bidang Survei dan Pemetaan dari Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Dr. Deni Suwardhi, S.T., M.T. selaku Dosen KK Inderaja dan Sains Informasi Geografis dari Institut Teknologi Bandung, Gilang WPH, S.T. selaku VP Sales & Partnership dari Terra Drone Indonesia serta moderator Taufik Kusetiyohadi, S.T., M.M. selaku Wakil Ketua Umum II dari Ikatan Surveyor Indonesia Dalam webinar yang berlangsung selama 2,5 jam tersebut, peserta yang hadir berjumlah kurang lebih 450 orang dan sangat antusias dalam sestiap pemaparan materi. Hal tersebut terbukti dari banyaknya peserta yang bertanya hingga sesi pertanyaan harus dibatasi.

Penggunaan drone untuk pemetaan hak atas tanah di masyarakat. Drone dapat membantu dalam pemetaan ini dengan mengambil gambar dari udara dan menggunakan teknologi komputasi untuk membuat peta yang akurat dari tanah tersebut. Ini dapat membantu masyarakat dalam memperoleh hak atas tanah mereka secara legal dan membantu dalam pengelolaan tanah yang lebih baik. Penggunaan drone juga dapat mengurangi konflik tanah yang sering terjadi di masyarakat.

Drones telah menjadi alat yang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena kemampuannya untuk terbang dan mengambil foto dan video dari sudut pandang yang unik. Namun, selain untuk hobi dan rekreasi, drone juga dapat bermanfaat untuk berbagai keperluan lainnya, salah satunya adalah dalam pemetaan tanah untuk pencatatan hak atas tanah. Pemetaan tanah merupakan suatu proses yang digunakan untuk menentukan batas-batas dan karakteristik tanah yang akan dicatat hak atasnya. Biasanya, pemetaan tanah dilakukan dengan menggunakan teknologi survei tradisional seperti theodolite atau total station. Namun, dengan menggunakan drones, proses pemetaan tanah dapat dilakukan dengan lebih cepat, mudah, dan akurat.

Dalam webinar tersebut, para narasumber memaparkan bahwa teknologi secara keseluruhan sudah dapat digunakan untuk memenuhi pemetaan dasar yang dibutuhkan oleh pemerintah. Diharapkan drone bisa membantu menyukseskan misi pemerintah untuk memetakan wilayah Indonesia secara cepat dan akurat.

Related Post:

Table of Contents

Plan. Fly.
Deliver.

Temukan solusi pemanfaatan drone paling tepat untuk perusahaan Anda. Kontak kami sekarang agar kami dapat membantu Anda.