Teknologi Drone GPR Diujicobakan untuk Ground Density Analysis di Area Pertambangan - Terra Drone Indonesia

Teknologi Drone GPR Diujicobakan untuk Ground Density Analysis di Area Pertambangan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Teknologi drone GPR milik Terra Drone Indonesia belum lama ini diujicobakan untuk melakukan survei ground density analytics di area pertambangan milik PT Pama Persada. Lokasi pertambangan tersebut berada di ABB Site, Kalimantan Tengah. Cara kerjanya ialah dengan menembakkan gelombang elektromagnetik ke dalam tanah, yang kemudian terpantulkan akibat adanya perbedaan karakter dan massa jenis struktur tanah, lalu hasilnya diterjemahkan oleh geofisikawan untuk memahami secara detail hasil survei tersebut. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai objek di bawah permukaan tanah.

Drone GPR - Terra Drone Indonesia

Teknologi drone GPR milik Terra Drone Indonesia belum lama ini diujicobakan untuk melakukan survei ground density analytics di area pertambangan

Drone GPR sendiri terdiri dari dua set alat yaitu drone dan sensor GPR. Dalam pengoperasiannya, hanya dibutuhkan satu hingga dua orang yang berperan sebagai pilot dan menyusun jalur penerbangan sesuai yang diinginkan. Hasil akhir yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah informasi mengenai kepadatan di bawah permukaan tanah khususnya di area tambang.

Michael Wishnu Wardana, selaku CEO Terra Drone Indonesia mengungkapkan, “Selain meningkatkan keamanan para pekerja di area pertambangan, penggunaannya juga dapat meningkatkan efisiensi dari segi waktu dan biaya. Drone dengan mudah menjangkau area pertambangan yang luas dalam waktu singkat namun tetap memberikan hasil yang akurat.”

Teknologi ini merupakan inovasi teknologi yang dibawa oleh Terra Drone Indonesia di akhir tahun 2019 lalu, dan hingga kini sudah banyak digunakan untuk kebutuhan pekerjaan maupun penelitian. Dengan berbagai macam kelebihannya, diharapkan drone GPR diadopsi di sektor industri lain, khususnya yang membutuhkan data-data di bawah permukaan tanah.

2 Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Halo, ada yang bisa kami bantu?