Terra Drone Indonesia Peroleh Izin Menerbangkan Drone Malam Hari

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Setelah sebelumnya mendapatkan izin pengoperasian Beyond Visual Line of Sight (BVLOS) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Terra Drone Indonesia kembali memperoleh izin penting lainnya yaitu izin menerbangkan drone di malam hari. Izin drone terbang malam tersebut diberikan melalui surat dari Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian pesawat Udara (DKPPU) No. Au.406/36/24/DKPPU-2020 tanggal 23 Desember 2020, yang menyatakan bahwa pesawat udara tanpa awak C-Astral Bramor c4eye dapat dioperasikan di malam hari sesuai dengan ketentuan di dalam lampiran surat.

Izin tersebut berkaitan dengan dua aturan yang melarang drone untuk dioperasikan di malam hari, yaitu Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 107 Nomor 29 yang melarang sistem pesawat udara kecil tanpa awak untuk dioperasikan kecuali di antara waktu dari matahari terbit sampai matahari terbenam, serta Lampiran Peraturan Menteri Perhubungan No. 37 Tahun 2020 pasal 3.6 yang menyatakan bahwa pengoperasian pesawat udara tanpa awak pada prinsipnya hanya dapat dilakukan pada saat matahari terbit sampai dengan matahari tenggelam (daylight). Penerbangan drone di malam hari dianggap memiliki risiko yang sangat besar, terutama apabila dilakukan tanpa pengetahuan yang cukup.

Namun, peraturan yang sama juga memberikan peluang agar penerbangan di malam hari dapat dilaksanakan setelah mendapat persetujuan Direktur Jenderal melalui pelaksanaan safety assessment sesuai lampiran peraturan tersebut pasal 3.7. Izin berupa pengecualian (exemption) ini mewajibkan pula Terra Drone Indonesia untuk selalu berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal terhadap segala sesuatunya dikarenakan izin drone terbang malam tersebut juga menjadi percontohan bagi operator lain. Menerbangkan drone siang ataupun malam hari harus sesuai aturan, karena terdapat ancaman pidana bagi yang melanggar.

“Terra Drone Indonesia menjadi penyedia jasa (operator) drone pertama yang dibekali izin tersebut sehingga kami rasa ini dapat membuka peluang besar bagi perusahaan untuk menawarkan pemanfaatan teknologi drone yang lebih aplikatif khususnya untuk aplikasi keamanan seperti patroli jalur pipa, patroli perbatasan, dan aplikasi serupa lainnya,” ungkap Michael, CEO Terra Drone Indonesia, menanggapi izin yang telah diperoleh.

Terra Drone Indonesia berharap diperbolehkannya drone terbang malam akan membuka peluang pemanfaatan teknologi drone yang lebih luas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak baik di industri maupun di pemerintahan. Selain itu, Terra Drone Indonesia juga bermaksud untuk memberikan contoh kepada operator lain agar dapat mengikuti langkah yang diambil untuk memastikan pengoperasian drone yang mengedepankan keselamatan dan keamanan penerbangan sipil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERRA DRONE INDONESIA
Terra Drone Indonesia is part of Terra Drone Group which focus on providing services to construction, mining, oil & gas, energy, and utilities industry.

KANTOR JAKARTA
CoHive 101 Floor 7 Unit 3,
Kawasan Mega Kuningan
DKI Jakarta 12950, Indonesia

Email: info@terra-drone.co.id
Telp: +62812 6559 4857

KANTOR BANDUNG
Ruko Paskal Hyper Square B-18
Jl. Pasir Kaliki No. 25-27
Bandung 40181, Indonesia

Email: info@terra-drone.co.id
Telp: +6222 860 60959

Open chat
Halo, ada yang bisa kami bantu?