Drone Spraying untuk Penyemprotan Pertanian

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Teknologi drone terus berkembang ke berbagai sektor industri. Drone mengubah cara kita melakukan sesuatu. Drone sekarang banyak digunakan dalam berbagai cara untuk mempermudah kehidupan kita sehari-hari. Dari pengiriman paket, hingga upaya bantuan bencana, drone mampu membuat hidup kita lebih mudah. Salah satu perkembangan drone adalah mulai maraknya teknologi drone spraying.

Mengapa harus teknologi Drone Spraying?

Salah satu masalah utama yang dihadapi petani adalah tidak mampu menutupi lahan yang luas sekaligus menanam berbagai benih. Teknologi drone yang saat ini sedang dikembangkan mampu mengatasi masalah tersebut dengan membawa beban yang berat, salah satunya adalah pestisida dan pupuk. Drone dapat terbang di atas area yang luas dan menanam benih, yang membantu mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan untuk upaya ini. Drone spraying mampu menyemprotkan pestisida dan pupuk ke atas tanaman dengan produktivitas hingga 1-2 Hektar per sekali terbang.

Dengan drone spraying, proses perawatan dan pengendalian organisme pengganggu tanaman menjadi lebih cepat dan biaya lebih murah dengan hasil perawatan dan pengendalian yang lebih baik. Hal ini karena dapat digunakan untuk menyemprotkan pestisida pada hama, tanpa perlu aplikasi manual. Hal ini memungkinkan drone untuk secara presisi untuk menebarkan pestisida dan mengakibatkan hama pengganggu lebih mudah terbunuh.

Keunggulan Drone Spraying untuk Pertanian

Keunggulan dari drone spraying ini adalah hasil penyemprotan pestisida bisa lebih cepat hemat air dan mampu menyemprotkan dengan secara merata. Selain itu drone sprayer mampu menjangkau area yang tidak mampu dijangkau dengan cara manual serta memiliki produktivitas yang jauh lebih besar dibandingkan dengan cara normal.

Namun, kekurangan dari teknologi drone spraying ini adalah teknologi ini sangat bergantung dengan kondisi cuaca. Penyemprotan dengan menggunakan teknologi drone spraying ini sebaiknya dilakukan pada saat cuaca cerah dan kecepatan angin yang rendah. Dalam sekali terbang drone sprayer ini mampu menjangkau area 1 hingga 2 hektar dengan dioperasikan  oleh dua orang operator, dimana satu operator berfungsi sebagai pilot drone dan operator kedua sebagai operator penyemprotan.

Drone spraying ini sudah mulai banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan perkebunan dan perhutanan. Hal ini dikarenakan drone spraying mampu menawarkan penyemprotan tepat tanpa bahaya bagi manusia atau hewan. Hal ini menawarkan peningkatan efisiensi dibandingkan penyemprotan manual dalam hal hasil, waktu dan biaya. Salah satu teknologi drone spraying yang banyak digunakan adalah DJI Agras.

Drone merevolusi pertanian dengan mengirimkan bahan kimia dan nutrisi ke tanaman secara efisien. Perusahaan perkebunan dan pertanian sedang menjajaki opsi ini untuk meningkatkan tingkat produksi mereka. Ke depannya, diharapkan mulai banyak perusahaan perkebunan dan perhutanan yang memanfaatkan teknologi drone sprayer ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Halo, ada yang bisa kami bantu?