Terra Drone Indonesia pemetaanlahar besar
Terra LiDAR selepas take-off

Terra Drone Indonesia bersama GeoACE baru saja menyelesaikan pekerjaan pengambilan data menggunakan Terra LiDAR untuk keperluan survei topografi di Kabupaten Pagar Alam, Sumatera Selatan. Pekerjaan tersebut berhasil diselesaikan di wilayah seluas ± 1.000 hektar dengan kondisi lapangan yang sangat ekstrem dan kemiringan lebih dari 30 derajat. Hasil pemetaan tersebut berupa model 3D dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.
Penggunaan teknologi drone LiDAR sangat membantu proses pengambilan data survei topografi secara cukup signifikan, baik dari segi biaya maupun waktu. Sebagai pembanding, survei topografi menggunakan pengukuran darat di wilayah seluas itu membutuhkan waktu berbulan-bulan, sedangkan drone LiDAR hanya membutuhkan waktu kurang dari satu bulan. Selain itu, LiDAR juga dapat menghasilkan data dengan akurasi yang tinggi, terutama untuk data permukaan di bawah kanopi pepohonan.

Terra Drone Indonesia LiDAR
Tim Terra Drone sedang menyiapkan Terra LiDAR

Kondisi permukaan dan medan yang beragam serta berbahaya banyak ditemui di wilayah Indonesia. Oleh karenanya, teknologi LiDAR sangat cocok untuk diterapkan, terutama di wilayah yang terdapat banyak vegetasi seperti hutan, perkebunan, dan pemukiman. Teknologi LiDAR milik Terra Drone sendiri dapat menghasilkan pemodelan permukaan secara 3 dimensi secara detail dan akurat dengan biaya yang lebih murah dua sampai tiga kali dari teknologi serupa lainnya.