Tim Terra Drone Indonesia berfoto dengan Terra Wing

PT PLN (Persero) sebagai perusahaan penyedia listrik di Indonesia memiliki kewajiban untuk memastikan kegiatan distribusi listrik ke setiap daerah dapat terpenuhi. Untuk menunjang kegiatan tersebut, banyak hal yang dilakukan tidak hanya terkait pembangkitan, namun juga transmisi dan distribusi. Pemeliharaan jalur transmisi dan distribusi menjadi hal yang penting untuk menjamin ketersediaan listrik di seluruh Indonesia.
Rabu lalu (23/3/2019), tim Terra Drone Indonesia (Kantor pusat: Shibuya, Tokyo, CEO: Toru Tokusige, selanjutnya disebut Terra Drone) berhasil mendemonstrasikan kegiatan monitor jalur transmisi listrik menggunakan drone bersama Central Research Institute of Electric Power Industry (Kantor pusat: Chiyoda-ku, Tokyo, President: Masanori Matsuura, selanjutnya disebut CRIEPI)*1 di PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Timur dan Bali (JBTB). Dengan hanya waktu 10 menit, drone dapat melakukan monitoring jalur listrik sepanjang 2 km untuk mencakup 3-4 SUTT.
Hasil yang didapat melalui kegiatan monitor tersebut berupa point cloud atau model 3 dimensi dari jalur transmisi yang nantinya dapat dianalisis lebih jauh untuk mengetahui jarak antara kabel listrik, bagian kabel yang mulai terlihat kendur hingga manajemen vegetasi di sekitarnya yang berpotensi mengganggu, dengan sangat terperinci serta akurasi yang tinggi. Data berupa 3D dari kabel listrik dan menara transmisi dihasilkan oleh perangkat lunak yang dikembangkan bersama Terra Drone dan CRIEPI. Solusi manajemen vegetasi pada jalur transmisi ini dibutuhkan untuk mengurangi risiko bahaya yang timbul akibat keberadaan objek-objek yang berpotensi mengganggu transmisi listrik, sesuai dengan standar serta peraturan yang berlaku.
Laporan Inspeksi Jalur Transmisi

Teknologi drone yang digunakan ialah Terra Wing, yang merupakan drone fixed wing. Terra Wing dapat diaplikasikan untuk keperluan survei topografi di sektor infrastruktur, pertambangan, agrikultur, dan utilitas. Selain itu, Terra Drone Indonesia menjadi Drone Service Provider (DSP) pertama di Asia Tenggara yang berkesempatan menggunakan teknologi drone ini.
PLN sendiri sangat tertarik menggunakan drone karena terbukti dapat mengurangi risiko manusia khususnya di area bertegangan tinggi, ekonomis dalam biaya, serta hasil gambar yang berkualitas tinggi.
Melalui kesempatan tersebut, tim kami berusaha untuk membuktikan bahwa teknologi drone dapat dengan aman melakukan pemetaan dan monitoring di wilayah dengan risiko tinggi seperti di sektor energi dan utilitas. Kedepannya, Terra Drone Indonesia akan terus memperkenalkan teknologi drone sebagai solusi yang dapat di gunakan dengan aman untuk digunakan di sektor tersebut.