Terra Drone Indonesia Gunakan Drone LiDAR untuk Survey Pembangunan Jalan di Papua Barat

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Drone Lidar

Terra Drone Indonesia belum lama ini berhasil melakukan survey fotogrametri menggunakan drone LiDAR (Light Detection and Ranging) untuk Proyek Pembangunan Jalan Sp. Goro – Kp. Murii (Bts. Provinsi Papua), Papua Barat. Pekerjaan survey menggunakan drone tersebut dilakukan di area dengan luas total ± 22 ha. Proyek konstruksi tersebut dikerjakan dibawah naungan perusahaan kontraktor PT Wijaya Karya (Persero), Tbk. yang bekerjasama operasi dengan PT Dian Mosesa Perkasa dan PT Wiratama Bangun Enjinering.

Sebelumnya, teknologi LiDAR dikenal untuk diaplikasikan pada bidang geodesi, arkeologi, geografi, geologi, geomorfologi dan ilmu kebumian lainnya, namun saat ini drone LiDAR dengan keunggulan hasil datanya sudah banyak digunakan untuk keperluan konstruksi seiring diterapkannya sistem Building Information Modelling (BIM). Dengan teknologi drone LiDAR milik Terra Drone, kebutuhan pemetaan topografi berupa pemodelan kontur untuk kebutuhan pembangunan dapat dilakukan jalan secara detail dan akurat dengan biaya yang lebih murah hingga dua sampai tiga kali dari teknologi serupa lainnya.

Teknologi LiDAR bekerja dengan menembakkan laser cahaya ke permukaan dengan cepat, beberapa dapat mencapai tembakan 300,000 pulsa per detik. Pantulan laser tersebut akan menghasilkan gambaran berupa kumpulan titik awan (points cloud) yang nantinya menjadi representasi atau peta tiga dimensi (3D) dari permukaan bumi atau objek-objek yang dipetakan. Representasi atau peta tersebutlah yang dibutuhkan konstruktor untuk membuat perencanaan pembangunan konstruksi.

Kelebihan lain dari teknologi drone LiDAR ini ialah sensor cahaya yang dapat menembus vegetasi seperti pepohonan. Area permukaan pepohonan terpetakan dengan lengkap walaupun ketinggian terbang drone jauh di udara, sehingga lebih unggul dibandingkan metode fotogrametri ataupun citra satelit.

Dalam melakukan pekerjaan ini, dibutuhkan persiapan yang matang baik dari personil, peralatan maupun metode pelaksanaan pekerjaan agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat. Para pilot Terra Drone Indonesia telah berpengalaman dalam melakukan pemetaan topografi di area yang sulit diakses sehingga paham akan metode pengoperasian drone yang baik dan aman.

Michael Wishnu selaku CEO Terra Drone Indonesia mengungkapkan, “ Terra Drone Indonesia yang sudah banyak memberikan jasa pemetaan merekomendasikan teknologi drone LiDAR ini sebagai wahana yang cepat, aman, akurat serta murah untuk memenuhi kebutuhan pemetaan proyek konstruksi. Diharapkan kedepannya, teknologi drone LiDAR dengan kemudahannya dalam mengumpulkan data yang lengkap dan akurat dapat membantu lebih banyak proses pembangunan infrastruktur besar di daerah lain.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Halo, ada yang bisa kami bantu?