This image has an empty alt attribute; its file name is ango.jpg

Terra Drone Angola, salah satu perusahaan grup penyedia solusi drone, Terra Drone Corporation, telah berhasil mendemonstrasikan bagaimana drone dapat digunakan sebagai alat bantu untuk penanganan insiden tumpahan minyak di laut, di Angola. Proyek percontohan dilakukan untuk salah satu perusahaan migas besar di Afrika Barat.

Tumpahan minyak di laut menyebabkan keprihatinan besar karena tidak hanya menyebabkan kerugian secara ekonomi, tetapi juga dampak buruknya terhadap lingkungan dan ekosistem laut. Hal tersebut perlu ditangani dengan cepat dan efektif. Untuk respons yang efektif terhadap tumpahan minyak, diperlukan survei awal yang cepat. Dalam hal ini, unmanned aerial vehicles (UAV) atau drone terbukti lebih aman, cepat, dan lebih murah daripada metode tradisional menggunakan helikopter atau operasi penerbangan berawak. Proses pengambilan keputusan menjadi lebih efisien dengan akses cepat ke data aktual.

Lebih jauh, drone dapat dioperasikan di udara selama diperlukan, hanya perlu mendarat untuk mengganti baterai saat habis. Drone pula merupakan pilihan yang jauh lebih layak secara logistik karena tim yang hanya terdiri dari dua operator dapat melakukan operasi penerbangan hingga 10 jam setiap hari.

Dalam simulasi yang dilakukan oleh Terra Drone Angola, pewarna ramah lingkungan dilepaskan di permukaan laut untuk mensimulasikan tumpahan minyak. Untuk membantu perusahaan migas mengidentifikasi lokasi tumpahan minyak yang telah disimulasikan dan menilai luas permukaan tumpahan, digunakan drone yang dilengkapi dengan kamera resolusi tinggi terpolarisasi. Enam penerbangan dilakukan untuk mencoba menemukan dan mengukur tumpahan di simulasi dan menunjukkan bagaimana drone dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi penting dalam situasi tanggap darurat.

Siva Keresnasami, Direktur Operasi Terra Drone Angola, mengatakan, “Tidak dapat dihindari bahwa operasi drone akan memainkan peran integral dalam kegiatan seperti ini di masa depan. Drone cepat dan efektif, dan dapat memberikan pembuat keputusan dengan informasi yang tepat yang diperlukan untuk memungkinkan mereka membuat keputusan yang benar di lapangan.”

This image has an empty alt attribute; its file name is angola1.png
Kapal respons tumpahan minyak digunakan dalam latihan

Selain memantau respons tumpahan minyak, drone juga dapat digunakan oleh perusahaan migas untuk kegiatan manajemen aset, seperti inspeksi flare stack, underdeck, hull, tangki internal, dan saluran pipa. Drone mampu melakukan survei udara skala besar yang dapat digunakan untuk studi dasar lingkungan, deteksi kebocoran gas, serta pemodelan aset secara 3 dimensi.

Terra Drone Indonesia sendiri sebelumnya pernah mengikuti kegiatan Marin Pollution Exercise (MARPOLEX) 2018 sebagai kontraktor drone dari SKK Migas, serta belum lama ini juga terlibat dalam pekerjaan identifikasi tumpahan minyak menggunakan drone di wilayah Karawang, Jawa Barat. Pekerjaan tersebut memerlukan pilot drone yang handal dan berpengalaman karena drone di terbangkan di area laut dengan risiko cuaca yang sangat tinggi. Dalam pengerjaannya selama 3 hari, tim tanggap darurat telah mendapatkan data berupa video dan foto indikasi lokasi tumpahan untuk selanjutnya dilakukan tindakan yang diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *