Foto Bersama peserta uji coba

Terra Drone sukses mendemonstrasikan Sistem Unmanned Traffic Management (UTM) kepada Airnav di kantor Jakarta Air Traffic Services Center (JATSC) pada hari Jumat (9/8) lalu. Dalam kegiatan tersebut, Terra Drone menunjukkan bagaimana sistem tersebut dapat bermanfaat untuk mengelola penerbangan pesawat tanpa awak, sehingga drone dapat terbang dengan teratur dan aman di ruang udara Indonesia. Kegiatan yang merupakan hasil koordinasi dan rekomendasi dari Perum LPPNPI Airnav tersebut turut mengundang Direktorat Kelaikudaraan & Pengoperasian Pesawat Udara, Direktorat Navigasi Penerbangan, Direktorat Angkutan Udara, Direktorat Bandar Udara, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I, PT Angkasa Pura II (Persero), Asosiasi Pilot Drone Indonesia, dan Asosiasi Sistem & Teknologi Tanpa Awak.

Tampilan UTM Unifly

Sistem Unmanned Traffic Management (UTM) perlu diimplementasikan sebagai bagian dari rencana integrasi ruang udara di Indonesia, yang memungkinkan penerbangan pesawat berawak dan tidak berawak untuk diawasi secara bersamaan. Dalam sistem tersebut, Airnav sebagai pengelola ruang udara dapat mengawasi pergerakan seluruh drone yang telah terdaftar secara real time, sehingga proses perizinan dan komunikasi antara pihak-pihak yang terlibat dapat terakomodir dalam satu sistem. Pilot drone juga dapat dengan mudah mengajukan izin-izin terkait penerbangan drone sesuai dengan regulasi yang berlaku. Solusi sistem Unmanned Traffic Management (UTM) ini dikembangkan bersama perusahaan portofolio Terra Drone di Belgia, Unifly, yang sudah berpengalaman menerapkan solusi serupa di beberapa negara seperti Jerman, Denmark, Austria, Belgia dan, Jepang.

Gambaran cara kerja Unmanned Traffic Management System

Terra Drone peduli dan memperhatikan akan keselamatan dan keamanan penerbangan sipil sehingga menginvenstasikan waktu dan tenaganya tidak hanya di pemanfaatan drone di sektor industri, namun juga sistem-sistem pendukung yang dibutuhkan. Terlebih, teknologi drone saat ini sudah sangat mudah diakses, dan pemanfaatannya akan terus berkembang pesat, yang mungkin dapat mengganggu keselamatan penerbangan sipil apabila tidak dilakukan sesuai dengan pertauran yang berlaku. Oleh karenanya, penerapan sistem Unmanned Traffic Management (UTM) tersebut menjadi penting dan Terra Drone siap untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar seluruh aspek dapat terakomodir.