PP PWRJ LIDAR Terra Drone Indonesia
Terra LiDAR siap melakukan penerbangan

Terra Drone Indonesia telah melakukan pemetaan topografi menggunakan LiDAR pada proyek pembangunan infrastruktur bendungan yang dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. Pekerjaan survei dilakukan selama 4 hari yang dimulai pada 21 April 2019 lalu, di wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut sekaligus ditujukan untuk memperkenalkan teknologi drone LiDAR kepada PT PP (Persero) Tbk.
Secara umum, kondisi wilayah di lokasi rencana pembangunan bendungan merupakan daerah aliran sungai yang berbukit dan curam. Kemiringan medan yang bervariasi dan diselingi tebing-tebing membuat pengukuran terestris untuk mendapatkan peta wilayah tersebut secara langsung akan sulit untuk dilakukan. Dengan teknologi drone LiDAR, dapat memudahkan aktivitas survei di wilayah tersebut tanpa perlu menerjukan manusia ke lapangan secara langsung yang minim akan akses.
Sensor LiDAR bekerja dengan cara menembakkan sinar laser ke permukaan objek dan kemudian menerima pantulannya. Dari pantulan tersebut kemudian dapat diketahui jarak dari permukaan objek tersebut dan dimodelkan dalam bentuk point cloud 3 dimensi.
Hasil LIDAR Terra Drone Indonesia
Sampel hasil pemetaan LiDAR dalam bentuk point cloud dan elevation model

Teknologi drone LiDAR secara perlahan sudah mulai banyak digunakan dalam pembangunan infrastruktur, khususnya survei dan pengambilan data di wilayah pengerjaan konstruksi. Hal ini dikarenakan drone LiDAR membuat pekerjaan survei menjadi lebih efektif dalam segi waktu, ekonomis secara biaya, dan aman digunakan karena sama sekali tidak mengganggu pengerjaan proyek. Kedepannya, teknologi tersebut akan semakin diadaptasi oleh para penyelenggara jasa konstruksi sebagai bagian dari kemajuan teknologi konstruksi di Indonesia.